Rabu, 14 Maret 2012


Persekutuan Doa Wilayah
GKI Perumahan Citra 1
20 Maret 2012
“Minggu Palmarum


1.             Saat Teduh – instrument lembut
(Umat hening sejenak dan persiapan diri)

2.             Ajakan beribadah
P     :       Umat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, kita meyakini bahwa Persekutuan Doa Wilayah dalam rangkaian Masa Raya Paskah ini dapat terlaksana hanya oleh karena kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus yang senantiasa menyertai kita sekalian. Untuk mengawali PDW malam ini, kita menaikkan sebuah pujian dari KJ 405:1-3, karena sungguh Tuhanlah yang menjadi Surya dalam kehidupan kita.

U     :       Menyanyikan KJ 405 : 1-3 “Kaulah Ya Tuhan Surya Hidupku”

3.             Doa Pembukaan

4.             Mazmur Berbalasan diambil dari Leksionari Minggu Palmarum, yaitu Mzm 118:1-2; 19-29

PL               : Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
U                 : Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
PL               : Biarlah Israel berkata:
U                 : "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
PL               : Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran,
U                 : aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
PL               : Inilah pintu gerbang TUHAN,
U                 : orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
PL               : Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku
U                 : dan telah menjadi keselamatanku.
PL               : Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
U                 : telah menjadi batu penjuru.
PL               : Hal itu terjadi dari pihak TUHAN,
U                 : suatu perbuatan ajaib di mata kita.
PL               : Inilah hari yang dijadikan TUHAN,
U                 : marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!
PL               : Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan!
U                 : Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!
PL               : Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN!
U                 : Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
PL               : Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.
U                 : Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali, pada tanduk-tanduk mezbah.
PL               : Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu,
U                 : Allahku, aku hendak meninggikan Engkau.
PL               : Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
U                 : Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

5.             Nyanyian KJ 161 :1,3,5 “Segala Kemuliaan”

6.             Pembahasan Materi :
Minggu Pra Paskah VI seringkali disebut dengan Minggu Palmarum (Latin)/Minggu Palma/Minggu Palem. Apakah yang dimaksud dengan Minggu Palma? Minggu Palma adalah hari raya Kristen yang selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah. Jika memperhatikan teks Kitab Suci, perayaan ini dituliskan pada empat kitab Injil, yaitu:  Markus 11:1-11, Matius 21:1-11, Lukas 19:28-44 dan Yohanes 12:12-19. Pada Minggu ini, gereja mengenang peristiwa Yesus memasuki kota Yerusalem, sebelum ia disalibkan.  

Bagi Injil-injil Sinoptik, masuknya Yesus ke kota suci atau Yerusalem adalah hal yang istimewa, sebab terjadi hanya sekali seumur hidup, dan terjadi tujuh hari sebelum kebangkitan-Nya. Itulah sebabnya, Minggu Palma disebut pembuka pekan suci, yang berfokus pada pekan terakhir Yesus di kota Yerusalem. 

Dalam liturgi Minggu ini, umat dibagikan daun palem. Dekorasi ruang gereja pun umumnya dipenuhi ornamen palem. Daun palem adalah simbol/lambang dari perdamaian, kehidupan, kemenangan, dan pengharapan akan pertolongan Tuhan. Teks Firman Tuhan menuliskan “disebarkan ranting-ranting hijau/stibadas yang diambil di ladang” (Yoh 12:13 ‘daun-daun palem), yang menandakan sambutan yang penuh sukacita. Seiring perarakan itu, ‘pakaian-pakaian’ dihamparkan banyak orang, sebagai tanda sambutan yang penuh hormat kepada raja (Bnd. II Raja-raja 9:13). Penulis Injil kemudian memperdengarkan seruan “Hosana! Hosana, yang artinya “selamatkanlah kami sekarang”. Seruan kemudian dilanjutkan dengan “Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!”.

Kedatangan Yesus yang dielu-elukan dengan penuh semangat bahkan disebut sebagai “Raja Israel” itu, mencerminkan adanya harapan dan kerinduan mereka akan datangnya Sang Mesias namun Mesias yang dimaksud adalah Mesias dalam artian politis. Apa yang mereka bayangkan ternyata tidak terjadi pada sosok Yesus. Yesus justru meluruskan pandangan umat yang terlalu politis. Yesus hadir sebagai Mesias, namun Mesias di sini adalah Mesias yang rendah hati, sederhana, dan membawa kedamaian. Firman Tuhan bahkan menuliskan bahwa ketika peristiwa Yesus memasuki kota Yerusalem, Ia datang mengendarai seekor keledai muda (bukan kuda). Keledai merupakan lambang persahabatan (damai, ceria, kerendahan), berbeda dengan kuda yang merupakan lambang kegagahan atau keperkasaan yang umumnya dikaitkan dengan peperangan.

Bagaimana respons umat? Saat Minggu Palma ini berlangsung, umat melambai-lambaikan daun palem sambil bernyanyi. Hal ini menyatakan keikutsertaan umat bersama Yesus dalam arak-arakan menuju Yerusalem. Ini menyatakan tujuan yang akan dicapai pada masa yang akan datang yaitu kota Allah, di mana ada kedamaian di dalamnya.

7.             Respons Firman Tuhan : menyanyikan NKB 74:1-3 ”Hosana!Hosana!”

8.             Sharing dari Firman Tuhan (penerapan dalam hidup kita-batasi 2-3 orang saja)

9.             Umat menyanyikan: KJ 457:1 & 3 ”Ya Tuhan, Tiap Jam”

10.         Doa Syafaat (3 pendoa syafaat)

Pokok-pokok Doa Syafaat

Pendoa Syafaat I :

1.       Pemerintah Negara Indonesia, dalam upaya penegakan hukum, kebenaran dan keadilan, pemberantasan korupsi, dan sebagainya.
2.       Bencana alam dan proses pemulihan, terutama bagi warga masyarakat yang mengalami trauma.

Menyanyikan Refrein KJ 457
Setiap jam ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
Ku datang, Jurus’lamat; berkatilah!  

Pendoa Syafaat II:
3.       Gereja-gereja yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan peribadahan
4.       GKI Perumahan Citra I, terutama dalam memasuki program tahun pelayanan yang baru 2012-2013.
5.       Peneguhan Penatua tahun pelayanan 2012-2015 pada tanggal 25 Maret 2012
6.       Kegiatan dalam masa raya Paskah (Minggu-minggu Pra Paskah, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, Paskah Subuh dan Perayaan Paskah Sore); berdoa pula bagi panitia dan semua yang terlibat di dalamnya.

Menyanyikan Refrein KJ 457
Setiap jam ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
Ku datang, Jurus’lamat; berkatilah! 

Pendoa Syafaat III:
7.       Pendidikan anak (menghadapi ujian, mereka yang kesulitan dalam memperoleh pendidikan, keterbatasan sarana dan prasarana).
8.       Umat yang berada dalam pergumulan pribadi : mereka yang kehilangan pengahrapan, mengalami keputusasaan, mereka yang sakit/lemah tubuh, mencari pekerjaan, pergumulan dalam keluarga, pergumulan di wilayah, dll.

Doa penutup oleh pemimpin PDW, dan diakhiri dengan lagu ”Bapa Terima Kasih”





Tidak ada komentar:

Posting Komentar